Tangerang Selatan, 7 Januari 2026 – Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Ilmu Komputer Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), kembali menggelar rapat rutin mingguan di Ruang Rapat 1. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Kepala Program Studi, Bapak Muhamad Yusuf, M.Kom., dan dihadiri oleh jajaran dosen serta staf akademik dan administrasi. Rapat ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi progres kerja, mengkoordinasikan berbagai kebijakan operasional, serta memastikan kelancaran aktivitas akademik dan non-akademik di awal tahun.
Berbagai agenda krusial dibahas dalam rapat tersebut, mencakup aspek akademik, administrasi, inovasi, hingga pengembangan kemitraan. Fokus utama adalah untuk memperkuat fondasi program studi dalam mencapai visi menjadi program studi Teknologi Informasi berdaya saing global pada tahun 2035.
Fokus pada Kualitas Akademik dan Dukungan Mahasiswa
Salah satu poin penting yang menjadi perhatian adalah persiapan Ujian Akhir Semester (UAS) yang dijadwalkan pada 26 Januari. Mahasiswa diwajibkan untuk melunasi angsuran ke-5 dan komponen biaya UAS sebagai syarat partisipasi. Koordinasi intensif antara bagian Akademik dan Keuangan terus dilakukan untuk memastikan semua proses berjalan lancar dan adil bagi seluruh mahasiswa.
Aspek administrasi perkuliahan juga menjadi sorotan, khususnya terkait perizinan dosen dan pengalihan kelas. Ditekankan bahwa setiap dosen yang berhalangan hadir dan mengalihkan perkuliahan, terutama ke kelas eksekutif, wajib bersurat dan mendapatkan persetujuan dari Kepala Program Studi sebelum berkoordinasi dengan bagian Akademik. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan integritas proses belajar mengajar.
Dukungan terhadap mahasiswa juga tergambar jelas dalam pembahasan status perkuliahan. Kasus Adam Akmal Madani, yang sedang mengikuti program Magang Berdampak di Bajau dan mengambil perkuliahan eksekutif, menjadi contoh nyata komitmen prodi dalam mendukung pengalaman praktis mahasiswa. Program Magang Berdampak ini sangat relevan dengan pilar keahlian prodi seperti Cyber Security and Forensics, Network Administration, hingga Cloud Computing Services, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di dunia industri.
Selain itu, data terkait kelulusan juga dibahas, dengan 27 mahasiswa telah mengambil ijazah dan 47 mahasiswa reguler yang sedang dalam proses skripsi. Bagian Akademik juga sedang menyiapkan data pelaporan mahasiswa untuk segera disampaikan ke LLDIKTI, menunjukkan efisiensi dalam pengelolaan data akademik.
Inovasi dan Efisiensi Operasional dengan Teknologi Informasi
Rapat ini juga menyoroti kemajuan signifikan dalam pengembangan sistem internal. Bapak Aulia dari tim ITTS telah berhasil mengembangkan aplikasi SIAKAD (Sistem Informasi Akademik) yang baru. Dengan adanya aplikasi ini, terdapat kemungkinan dilakukannya migrasi sistem untuk meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna. Ini merupakan demonstrasi nyata dari penerapan pilar keahlian IT Support dan DevOps Engineering di lingkungan ITTS sendiri.
Menanggapi perkembangan ini, Bapak Muhamad Yusuf, M.Kom., menyatakan, “Pengembangan sistem SIAKAD secara internal oleh tim kami, termasuk Bapak Aulia, adalah bukti nyata bagaimana Program Studi Teknologi Informasi ITTS tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mendorong implementasi langsung keahlian di bidang IT Support dan DevOps Engineering. Ini selaras dengan visi kami untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya berdaya saing global, tetapi juga mampu memberikan solusi inovatif bagi kebutuhan institusi dan masyarakat.”
Aspek efisiensi administrasi juga diperkuat dengan kebijakan untuk selalu membuat notulensi dan nota dinas untuk setiap rapat, baik internal maupun eksternal, yang kemudian dikirimkan ke Sisumaker untuk tindak lanjut. Penggunaan tools modern seperti singkat.in sebagai alternatif untuk short link juga disosialisasikan untuk mempermudah komunikasi dan publikasi.
Pengembangan Kemitraan dan Beasiswa
Guna mendukung pertumbuhan prodi, rapat rutin Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) dijadwalkan setiap hari Jumat untuk merancang strategi yang efektif. Program studi juga aktif dalam menjalin kerja sama, seperti dengan pesantren, melalui program pelatihan. Inisiatif ini diharapkan dapat menarik lebih banyak santri untuk bergabung dengan ITTS, terutama dalam bidang Teknologi Informasi, serta mendukung pilar IT Support dalam skala komunitas. Ditekankan pentingnya pembuatan MoU (Memorandum of Understanding) untuk setiap kerja sama yang dijalin.
Kesempatan beasiswa bagi mahasiswa juga menjadi agenda. Perkembangan terkait Beasiswa PANDI terus diunggah melalui media sosial dan disiapkan dalam bentuk artikel. Rencananya, pihak PANDI akan diundang ke kampus pada minggu depan untuk diskusi lebih lanjut dan penghitungan total dana penerima beasiswa.
Kesimpulan
Rapat rutin mingguan ini menegaskan komitmen Program Studi Teknologi Informasi ITTS dalam menjaga standar akademik yang tinggi, meningkatkan efisiensi operasional melalui inovasi teknologi, serta memperluas jejaring kemitraan untuk mendukung pengembangan mahasiswa. Semua upaya ini diarahkan untuk mencapai visi prodi dalam menciptakan lulusan Teknologi Informasi yang kompeten dan berdaya saing global di masa depan.
Informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan program Program Studi Teknologi Informasi ITTS dapat diakses melalui website resmi kami di https://ti.itts.ac.id/.