Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS), khususnya Program Studi Teknologi Informasi di bawah Fakultas Ilmu Komputer, secara rutin melaksanakan rapat mingguan. Pada hari Rabu, 10 Desember 2025, sebuah rapat penting diselenggarakan untuk mengevaluasi dan merencanakan berbagai aspek operasional, akademik, serta pengembangan program studi. Rapat ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, staf, dan dosen, menunjukkan komitmen ITTS dalam mewujudkan visi menjadi program studi Teknologi Informasi berdaya saing global pada tahun 2035.
Peningkatan Kualitas Akademik dan Pelayanan Mahasiswa
Sektor akademik menjadi fokus utama dalam rapat ini. Pembahasan mendalam terkait penggunaan Learning Management System (LMS) kembali ditekankan. Dosen diharapkan untuk selalu menginput tautan Zoom jadwal mata kuliah dan mengarahkan mahasiswa agar aktif mengakses LMS. Langkah ini krusial untuk memastikan rekam kehadiran dosen dan mahasiswa tercatat dengan baik, yang nantinya akan menjadi dasar penilaian kehadiran dan memudahkan bagian akademik serta keuangan dalam merekap honorarium dosen bulanan.
Selain itu, untuk kelas eksekutif, disepakati untuk memberikan jeda waktu 10-15 menit pada jadwal kuliah daring (Zoom Meet) guna memastikan kelancaran sesi berikutnya tanpa menunggu. Ini adalah bagian dari upaya peningkatan pelayanan yang juga sejalan dengan kebutuhan fleksibilitas dalam dunia profesional IT.
Pentingnya fasilitas penunjang perkuliahan juga menjadi perhatian. Setiap kelas kuliah kini dilengkapi dengan checklist peralatan. Dosen diminta mengisi formulir ketersediaan dan kondisi peralatan setelah perkuliahan selesai, sehingga kerusakan dapat terdeteksi dini dan kegiatan belajar mengajar tidak terganggu. Petugas akademik akan secara proaktif memeriksa kelengkapan dan kebersihan peralatan, termasuk whiteboard, sebelum dan sesudah setiap mata kuliah. Hal ini vital untuk menjaga fungsi 3 Laboratorium (Pemrograman, Arsitektur & Jaringan Komputer, Multimedia) agar selalu prima, mendukung pembelajaran praktis dalam pilar keahlian seperti Network Administration dan Cyber Security and Forensics.
Penguatan Manajemen Program Studi dan Pengembangan Jangka Panjang
Dari sisi Program Studi, beberapa langkah strategis telah diambil dan direncanakan. Penggantian dosen untuk mata kuliah Aljabar dan Matematika telah dilakukan untuk sisa semester, memastikan kontinuitas pembelajaran. Surat edaran ujian susulan juga sudah dibuat dan disebarkan, menunjukkan responsifnya prodi terhadap kebutuhan mahasiswa.
Manajemen presensi dosen di ruang dosen juga diperketat, dengan kewajiban mengambil kunci dan presensi sebelum perkuliahan dimulai. Lebih lanjut, rapat ini mengamanatkan penyusunan kegiatan dan timeline program studi untuk satu tahun ke depan. Perencanaan jangka panjang ini sangat penting untuk memastikan kurikulum tetap relevan, mendukung program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan terus mengembangkan kompetensi mahasiswa di bidang DevOps Engineering, Cloud Computing Services, hingga Big Data Analytics.
Kepala Program Studi Teknologi Informasi ITTS, Bapak Muhamad Yusuf, M.Kom., menyampaikan, “Rapat rutin mingguan ini adalah fondasi bagi kita untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar kualitas. Setiap poin yang dibahas, mulai dari efisiensi akademik hingga pemeliharaan sarana prasarana, secara langsung berkontribusi pada pencapaian visi prodi dan memastikan mahasiswa kami siap menghadapi tantangan global di bidang teknologi informasi.”
Efisiensi Keuangan, Sarana Prasarana, dan Strategi Penerimaan Mahasiswa Baru
Bagian Keuangan dan Sarana Prasarana (Sarpras) juga memaparkan progres dan rencana strategis. Pendataan dan pelabelan aset kampus, seperti kabel HDMI dan peralatan lainnya di setiap kelas dan ruangan, akan segera dilakukan. Ini bertujuan untuk efisiensi inventarisasi dan perawatan aset. Selain itu, pembuatan formulir pengajuan kebutuhan untuk setiap departemen pada semester depan akan disiapkan.
ITTS juga menunjukkan perhatian khusus kepada mahasiswa angkatan 2021 dan 2020 yang belum lulus dengan memberikan perlakuan khusus terkait pembayaran. Ini menunjukkan dukungan berkelanjutan kepada mahasiswa hingga mereka berhasil menyelesaikan studi. Koordinasi dengan LLDIKTI terkait kelanjutan sertifikasi dosen juga sedang diupayakan untuk terus meningkatkan kualifikasi pengajar.
Sementara itu, tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tengah bergerak cepat. Keputusan mengenai biaya perkuliahan dan beasiswa akan segera ditetapkan dan di-SK-kan, serta rincian biaya untuk tiga gelombang pendaftaran akan disiapkan. Pencetakan brosur, pengembangan konsep promosi, dan penyusunan timeline promosi untuk bulan-bulan mendatang juga menjadi agenda penting. Strategi PMB yang solid sangat krusial untuk menarik talenta terbaik yang berpotensi menjadi ahli di Pilar Keahlian Utama Program Studi Teknologi Informasi.
Kesimpulan
Rapat rutin mingguan ini menegaskan komitmen Program Studi Teknologi Informasi ITTS dalam mencapai keunggulan di berbagai aspek. Dari peningkatan mutu akademik, pengelolaan fasilitas, hingga strategi penerimaan mahasiswa baru, setiap langkah diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang optimal dan melahirkan lulusan Teknologi Informasi yang berdaya saing global. Diharapkan melalui rapat rutin ini, kualitas pendidikan dan pelayanan di Prodi Teknologi Informasi ITTS terus meningkat, sejalan dengan dukungan penuh terhadap program Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan mempersiapkan mahasiswa untuk berkontribusi secara signifikan di era digital.